Point Blank
Point Blank adalah game FPS legendaris yang populer di Indonesia sejak 2008. Simak sejarah, gameplay, komunitas esports, dan alasan tetap diminati hingga kini.
Bagi para penggemar game tembak-menembak, nama Point Blank tentu sudah tidak asing lagi. Game bergenre First Person Shooter (FPS) ini sempat menjadi fenomena besar di Indonesia sejak dirilis pada akhir 2000-an. Meski kini banyak game modern bermunculan, Point Blank (PB) tetap memiliki tempat istimewa di hati para pemainnya berkat gameplay yang seru, kompetitif, dan penuh nostalgia.
Sejarah dan Perkembangan Point Blank
Point Blank pertama kali dikembangkan oleh Zepetto, perusahaan game asal Korea Selatan, dan resmi diluncurkan pada tahun 2008. Di Indonesia, game ini awalnya dioperasikan oleh Gemscool, kemudian berpindah tangan ke Garena Indonesia, dan kini kembali ke Zepetto Interactive Indonesia sebagai pengelola resmi.
Salah satu faktor utama yang membuat Point Blank begitu populer adalah aksesibilitasnya. Game ini dapat dimainkan secara gratis (free-to-play), sehingga siapa pun bisa mencobanya tanpa perlu membeli lisensi. Dengan grafis realistis, kontrol yang responsif, serta peta yang beragam, Point Blank berhasil menarik jutaan pemain aktif di seluruh dunia.
Gameplay yang Seru dan Kompetitif
Konsep permainan Point Blank sederhana namun menegangkan. Pemain dibagi menjadi dua tim: Free Rebels (pemberontak) dan Counter Terrorist Force (CT-Force) (pasukan keamanan). Masing-masing tim memiliki misi berbeda — mulai dari menanam atau menjinakkan bom, menyelamatkan sandera, hingga saling menghabisi musuh dalam mode deathmatch.
Keunggulan utama Point Blank terletak pada kecepatan dan ketepatan refleks pemain. Tidak hanya sekadar menembak, pemain juga harus menguasai strategi, pengaturan posisi, serta kerja sama tim. Selain itu, tersedia berbagai senjata, karakter, dan mode permainan yang dapat disesuaikan, membuat setiap pertempuran terasa berbeda.
Komunitas dan Turnamen Esports
Seiring berkembangnya dunia esports, Point Blank juga menjadi salah satu game yang sukses menembus ranah kompetisi profesional. Berbagai turnamen bergengsi seperti Point Blank National Championship (PBNC) dan Point Blank International Championship (PBIC) rutin digelar, mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara.
Komunitas Point Blank di Indonesia pun sangat solid. Banyak pemain yang masih aktif hingga kini, baik untuk nostalgia maupun kompetisi serius. Dukungan dari Zepetto melalui pembaruan konten, event, serta hadiah menarik juga menjadi alasan mengapa game ini tetap relevan di tengah persaingan game modern seperti Valorant atau CS2.
Mengapa Point Blank Tetap Dikenang
Bagi banyak pemain, Point Blank bukan sekadar game — ia adalah bagian dari masa keemasan warnet di Indonesia. Momen-momen seru bermain bersama teman, meneriakkan strategi di tengah pertempuran, hingga memperebutkan gelar MVP menjadi kenangan yang sulit dilupakan.
Meski kini banyak game FPS baru bermunculan, Point Blank tetap memiliki aura klasik yang khas. Ia berhasil memadukan aksi cepat, komunitas yang solid, serta semangat kompetitif yang membara membuatnya tetap dicintai oleh berbagai generasi gamer.
Kesimpulan
Point Blank bukan hanya sebuah game tembak-menembak, melainkan fenomena budaya digital yang membentuk sejarah gaming di Indonesia. Dengan gameplay seru, turnamen bergengsi, dan komunitas yang aktif, PB terus membuktikan bahwa game klasik pun bisa bertahan di era modern.
Bagi kamu yang ingin merasakan kembali adrenalin dan nostalgia masa lalu, tidak ada salahnya untuk kembali masuk ke medan pertempuran dan berteriak, “Fire in the hole!”
